Mengenal Paint Correction saat Coating Mobil

  • by

Pada tahapan pekerjaan Coating mobil selalu ada istilah Paint Correction, apa sih paint correction itu dan haruskah? Bagaimana tahapan ini dilakukan dan apakah semua detailer mempu mengerjakannya dengan baik?

Sebelum membahas apa itu Paint Correction, Saya jelaskan dulu apa fungsi Coating mobil. Coating Mobil adalah sebuah proses pelapisan bodi mobil menggunakan bahan/produk coating, bertujuan untuk melindungi (protection) dan menambah efek glossy pada mobil. Melindungi dari apa? Yaitu dari baret yang mungkin timbul saat pemakaian, sinar UV, air menempel (efek hydrophobic), munculnya jamur, dan melindungi dari berbagai kotoran/bahan kimia lainnya. Efek Glossy setelah dicoating juga muncul karena efek bahan coating dari silika (bahan dasar kaca) yang mengeras dan lapisan Top coat yang ada di lapisan terluarnya.

Karena Coating adalah proses pelapisan, maka mesti dipastikan body mobil sudah bersih, tidak ada kotoran/bahan kimia/jamur yang menempel, termasuk tidak ada baret-baret. Jika masih ada residu kotoran dan baret, maka akan terlihat tidak baik setelah tertutup lapisan coating.

Untuk itu, diperlukan tahapan Paint Correction sebelum lapisan coating diaplikasikan ke seluruh bodi/cat mobil. Paint Correction adalah pekerjaan untuk mengembalikan cat mobil muncul Kembali, mulus tanpa cacat sedikitpun alias bening seperti kaca.  Pengerjaannya membutuhkan keahlian serta ketelatenan yang tinggi. Menggunakan mesin poles dan obat khusus. Bagaimana Paint Correction dilakukan? Ini penjelasannya.

Paint Correction dilakukan melalui 2 (dua) tahap, yaitu :

  1. Compounding

Proses awal mengembalikan kebeningan cat dengan menghilangkan baret halus (swirl marks), baret sedang (baret yang tidak menembus cat dasar), jamur, dan kotoran lain yang masih menempel setelah proses dekontaminasi. Proses ini disebut juga proses cutting yang dilakukan pada step 1 Paint Corection. Compounding menggunakan produk dengan komposisi daya cutting diatas 6 poin dan tingkat Gloss dibawah 4.

 

Mesin poles yang digunakan adalah mesin rotary atau dual action (DA). Keduanya memiliki sistem kerja dan daya cutting berbeda tergantung jenis pad dan obat yang digunakan. Detailer berpengalaman akan mengerti kapan menggunakan mesin dan pad yang paling sesuai berdasarkan tingkat baret dan kondisi cat mobil. Namun bagi detailer pemula, proses ini juga beresiko, terutama saat menggunakan mesin poles rotary, salah mengoperasikannya menyebabkan cat malah botak.

  1. Polishing

Tahapan Polishing biasanya dilakukan pada step 2 dan 3 proses Paint Correction. Polishing merupakan tahap penyempurnaan pada cat mobil. Menghilangkan baret halus yang mungkin timbul saat proses compounding dan untuk menembah efek glossy cat mobil.

Obat yang digunakan berbeda dengan proses compounding, tahap ini membutuhkan obat dengan daya cutting dibawah 4 namun tingkat glossy diatas 6 poin. Pengerjaannya juga butuh ketelitian, biasanya detailer menggunakan lampu khusus untuk memastikan cat benar-benar bening dan clear.

Kesimpulannya Paint Correction amat penting dalam menentukan keberhasilan coating mobil. Pekerjaan ini untuk memastikan mobil dalam kondisi bening seperti kaca dan clear sebelum cairan coating diaplikasikan ke seluruh cat mobil. Tingkat keberhasilan paint correction ditentukan oleh 3 faktor yaitu level keahlian detailer, peralatan dan kualitas produk yang digunakan.

 

Salam Suksesberkah.

 

Penulis : Sutikyess

(Owner Spyder Premium Coating)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *